Pembangunan Lapangan Futsal di Gelora Ambang Disorot, Ada Apa?

0

topikbmr.co KOTAMOBAGU – Pembangunan lapangan Futsal di kompleks Gelora Ambang Kotamobagu  tahun 2018 lalu, senilai Rp 878.080.000 dikerjakan oleh CV Prima Sakti diduga ada yang tidak beres.

Proyek bersumber dana Bantuan Keuangan Khusus dari  Pemrov Sulut senilai 1 Miliar, dipertanyakan oleh Asosiasi Futsal Kotamobagu (AFK). Pasalnya, kontruksi bangunan tersebut pasca selesai dibangun tidak dilengkapi dengan Tribun tempat penonton, ruang ganti dan toilet. Sementara anggaran yang digelotorkan cukup fantastis.

“Jika dilihat, anggaran delapan ratus tujuh puluh delapan juta itu tidak sebanding dengan kondisi lapangan. Rumput lapangan yang digunakan hanya rumput seperti di lapangan futsal lain yang ada di sini. Kemudian tribun penontonnya tidak ada. Begitu juga dengan toilet atau kamar mandi dan ruang ganti juga tidak ada. Lapangan itu belum layak digunakan meskipun sudah selesai dikerjakan,” ujar Ketua Asosiasi Futsal Kota (AFK) Kotamobagu, Rensa Bambuena, Kamis (21/2/2019).

Diungkapkan, jika melihat kondisi fisik lapangan futsal tersebut, tidak harus menghabiskan anggaran sebesar itu. Sebab, jika dengan alokasi dana sebesar itu, dipastikan semua fasilitas penunjang seharusnya terpenuhi.

“ Kalau hanya kondisi lapangan Futsal yang kita lihat saat ini, tentu anggarannya tidak akan sebesar Rp 878 Juta tersebut tidak sebanding dengan realisasi di lapangan,” ungkapnya.

Sementara itu,Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Tony Ponongoa saat dikonfirmasi sejumlah awak media diruang kerjanya, Kamis (21/2/2019) mengatakan lapangan futsal tersebut sudah selesai dikerjakan dan tinggal menunggu serah terima dari pihak kontraktor pelaksana ke Pemeritah Kotamobagu.

“Kita sudah lihat hasil pekerjaannya, dan kualitasnya bagus. Begitu juga dengan ukuran lapangan,” tepis Tony.

Menurutnya, beberapa item pekerjaan menghabiskan biaya cukup besar, seperti pengadaan rumput dan pemasangannya serta accessories lainnya. Sementara BKK yang diberikan Pemprov katanya hanya senilai Rp1 miliar yang didalamnya sudah termasuk konsultan perencanaan dan pengawasan.

“Menurut konsultan perencanaan, anggaran yang hanya sebesar itu tidak cukup untuk pembangunan tribun penonton, kamar mandi dan ruang ganti. Sehingga yang dibangun hanya lapangannya saja,” ungkapnya.

Dijelaskan, untuk sarana penunjang lainnya akan direncanakan lagi pembangunannya sesuai dengan ketersediaan anggaran.

“Untuk sementara waktu ada toilet di Gelora Ambang yang bisa digunakan sebagai ruang ganti. Mudah-mudahan tahun ini ada anggaran, kita akan bangun tribun penonton, ruang ganti dan kamar mandi,” tandansya. (Herdy)

Leave A Reply

Your email address will not be published.