Sumber Air Bersih di Desa Lanut Diduga Tercemar Zat Kimia

0

TOPIKBMR NEWS BOLTIM – Sumber air bersih yang berada perkebunan Talong di Desa Lanut, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), diduga telah tercemar sianida dan zat kimia berbahaya lain.

Hal ini disebabkan, sumber air bersih tersebut dikelilingi oleh lokasi pertambangan yang dikelola dengan menggunakan alat berat dan zat kimia berbahaya Sianida.

Dari informasi yang disampaikan oleh salah satu masyarakat desa Lanut jika sisa sisa material rep, yang sebelumnya direndam dengan zat sianida dan zat kimia lain dalam bak pengolahan emas, sengaja dibuang ke lokasi sumber air bersih yang tak jauh dari lokasi pertambangan.Hal ini menyebabkan sumber mata air tanah yang digunakan warga untuk kebutuhan sehari-hari berkeruh serta bercampur lumpur dan kuat dugaan tercemar dengan logam berat. Karena, sisa material rep yang di buang masih bercampur  dengan sianida dan zat kimia lain dan jika musim penghujan bisa terbawa air meresap ke sumber air bersih.

(Lokasi pertambangan Talong yang berada di dekat sumber air bersih desa Lanut)

“Kami sangat menyesalkan lokasi pertambangan yang berada dekat di titik air bersih yang kami konsumsi sehari-hari. Kenapa pihak KUD memberikan ijin operasinya, ini sudah merusak lingkungan,” ucap warga yang enggan namanya dipublikasikan.

Kami berharap Pemerintah Kabupaten Boltim dapat turun tangan, menyelesaikan masalah ini. Terutama Instansi terkait. Agar persoalan ini tidak berlarut larut.

Sementara itu, dilansir dari Zonabmr.com, Ketua KUD Nomontang Lanut, Rifal Mumek, membenarkan kejadian ini. “Persoalan ini sudah kita selesaikan lewat musyawarah bersama. Tidak saling merugikan,” kata Rifal.

Dikatakannya, dalam musyawarah tersebut juga dihadiri pemerintah desa, BPD, pemilik lahan, pengusaha dan KUD

Sementara Pjs Sangadi Lanut, Alce Yulita Tuwo, saat dikonfirmasi melalui nomor seluler 0895805385xxx mengatakan, jika persoalan terkait dugaan pencemaran air bersih di desa Lanut, akan ditindaklanjuti oleh pemerintah desa.

Diketahui, Sianida adalah bahan kimia yang bekerja cepat dan berpotensi mematikan bila masuk ke dalam tubuh. Sianida tidak selalu mengeluarkan bau, tapi terkadang baunya digambarkan menyerupai almond.

Racun sianida terdiri dalam beberapa macam bentuk, ada yang berbentuk padat, cair, atau gas. Ada hidrogen sianida, ada sianogen klorida, ada kalsium sianida, dan potasium sianida.

Selain itu, larutan sianida dalam air atau bentuk padatan yang terkena kulit yang lembab dapat menyebabkan kemerahan, rasa nyeri, luka bakar, dermatitis kontak dan tukak yang penyembuhannya bersifat lambat.

Jika sianida dapat terserap melalui kulit, apalagi jika terdapat luka yang terbuka. Ketika sianida terserap dalam jumlah yang cukup banyak akan menimbulkan efek sistemik, sebagaimana halnya pada paparan tertelan jangka pendek.

Paparan berulang atau terus-menerus dapat menyebabkan dermatitis dan “ruam sianida“, dengan gejala gatal-gatal, erupsi berupa makula, papula, dan vesikula. Paparan oleh senyawa sianida dalam konsentrasi yang rendah dengan jangka waktu yang lama dilaporkan dapat menyebabkan penurunan selera makan, sakit kepala, kelemahan, mual dan pusing.

(Her/Z.BMR/CNN.I)

Leave A Reply

Your email address will not be published.