28 Lansia Bongkudai Barat Terima Santunan JHT

0

TOPIKBMR.NEWS BOLTIM –Sebanyak 28 orang lanjut usia (Lansia) Warga Desa Bongkudai Barat, Kecamatan Modayag Barat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur menerima bantuan tunai Jaminan Hari Tua (JHT)  dari Pemerintah Kabupaten Boltim kamis (22/05/2020), bertempat di rumah Kepala Desa.

Santunan berupa uang tunai, diberikan langsung oleh Dinas Keuangan Daerah, dan disaksikan langsung oleh Kepala Desa Bongkudai Barat Hasmi Tololiu, serta sejumlah perangkat dan tamu undangan.

Dalam penyaluran JHT tersebut dibagi dengan dua tahap, yaitu tahap I dibulan Mei ini sebesar Rp.1.000.000 dan ditahap II berikutnya Rp.1.000.000 jadi total untuk tahun ini per satu Lansia sebesar Rp.2.000.000.

Dalam sambutannya,Hasmi Tololiu, mengatakan, pemberian santunan tersebut merupakan salah satu program dari Kabupaten Bolaang Mongondow Timur yang dibawah nahkoda Bapak Bupati Sehan Landjar SH, sebagai wujud kepedulianya terhadap masyarakat yang sudah lanjut usia guna peningkatan kesejahteraan.

“program jaminan hari tua (JHT) ini merupakan program dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur,yang kemudian proses penyaluranya langsung di desa, serta didampingi langsung oleh Dinas terkait” terangnya.

Dikatakan Kades Bongkudai Barat, pemberian santunan tersebut sebenarnya masih kurang karena keterbatasan keuangan. Meski demikian ia berharap, santunan tersebut dapat membantu meringankan beban pengeluaran biaya untuk pemenuhan kebutuhan dasar bagi lansia, selain sebagai bentuk menghormati dan memulyakan orang tua.

“Saya berharap kedepan lebih banyak dari jumlah tahunnini untuk penerimnya,mengingat masih begitu banyak lansia yang belum tersentuh oleh program ini karena keterbatasan anggaran. untuk sementara baru bisa memberikannya kepada 28 orang, bukan berarti tidak adil, tapi karena keterbatasan, Insya Allah tahun berikutnya bisa bertambah jumlah penerimanya dan jumlah yang diberikannya,” harapnya.

Selanjutnya, Hasmi, juga mengajak kepada hadirin untuk bersama-sama ikut berperan aktif dalam seluruh program kegiatan Pemdes, baik dengan sumbangsih tenaga dan pikiran.

“Meskipun bapak/ibu sudah lanjut usia, bukan berarti bapak/ibu tidak bisa ikut berpartisipasi dalam pembangunan di desa kita ini. Kalau secara tenaga mungkin sudah tidak mampu karena usia, mungkin dengan pikiran masih bisa, dengan memberikan ide-ide atau bersama-sama mengawasi setiap program yang kami laksanakan,” tandasnya.(Ndet)

Leave A Reply

Your email address will not be published.