Boltim

Dua PNS Pemkab Boltim Terancam Dipecat, Ini Penyebabnya

topikbmr.co BOLTIM –Dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) bakal diberhentikan, setelah tak masuk kantor 58 hari tanpa keterangan.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Robi Mamonto, ia mengatakan, kedua PNS ini, telah diproses secara berjenjang mulai dari teguran hingga sanksi berat. Namun, hingga kini keduanya tidak berubah, setelah diberikan kesempatan 14 hari semenjak sanski berat dikeluarkan dan ditanda-tangani bupati.

“Mereka melanggar Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS, sanksi terberat dipecat dengan hormat atas permintaan sendiri,” ungkap Robi. Senin (12/8)

Lanjutnya juga, awalnya sanksi ke dua PNS ini, penurunan pangkat mulai dari satu sampai tiga tahun, mereka dikategorikan hukuman berat.

“Kami tinggal verifikasi kembali. Kemudian menyodorkan ke bupati untuk menandatangi proses pemberhentian,” ungkapnya

Ia juga mengatakan, sebelumnya ada empat orang yang kena sanksi berat berinisial WP, CP, SM dan RY. Namun baru WP yang sudah dihentikan. Penjatuhan hukuman disiplin tahun 2018 ada 18 orang dengan rincian, tidak hormat sembilan orang terkait masalah Tipikor, satu orang pemberhentian dengan hormat atas permintaan sendiri karena tidak masuk 63 hari kerja. Sisanya penurunan dan penundaan pangkat sebanyak 11 orang.

“Masuk 2019, penjatuhan hukuman disiplin sebanyak lima orang dengan rincian satu orang pemberhentian dengan tidak hormat atas permintaan sendiri dan empat orang turun pangkat satu sampai tiga tahun,” ujarnya

Terpisah, Kepala Seksi Pengembangan Kompetensi, Disiplin dan Penghargaan, Chindy Mongkaren mengatakan, ada lima PNS yang dikeluarkan SK oleh bupati, empat berat dan satu sedang. Mereka melanggar aturan PP 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS dan
Perbu nomor 40 tahun 2016 tentang pedoman teknis pelaksaaan penegakan dan penjatuhan disiplin PNS.

“Dua tahun terakhir ini sejak 2018-2019 ada tiga PNS yang diberhentikan terkait disiplin,”ujarnya

Lanjutnya, PNS yang diberhentikan, bernisial WP bakal tidak menerima pensiun, karena tidak sesuai aturan. Penerima pensiun minimal umur 50 tahun dan masa kerja lebih dari 20 tahun.

“Saya perkirakan ada sekitar lima PNS tahun ini bakal diberhentikan atas permintaan sendiri,” tutupnya. (Iki)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Alamat Kantor

Desa Moyag Tampoan
Kecamatan Kotamobagu Timur, Kota Kotamobagu.

Arsip Berita

Copyright © 2016-2018 TOPIKBMR.COM. All Rights Reserved.

To Top